Erwin Harahap

do Now or Never

New Year 2009 @ Japan

Posted by Erwin on January 2, 2009

Hai sayang ku,

Ini foto-foto ayah pas tahun baru 2009
Ternyata, perayaan tahun baru di Tokyo kalah jauh sama perayaan tahun baru di Jakarta,
Barangkali juga kalah sama perayaan tahun baru di Bandung juga ….
Katanya, tahun Baru di jepang adalah waktunya buat mereka sembahyang
Kayak lebaran lah kalo kita mah sayang.

Barusan ayah lihat matahari terbit, banyak orang pergi ke kuil2 buat sembahyang
dan jalanan sepi banget.

Ini foto-foto ayah sayang, ayah cerita sambil ada fotonya aja ya …..

Menjelang Tahun Baru di Lounge HIH Hiyoshi
Menjelang Tahun Baru di Lounge HIH Hiyoshi

Ini adalah saat Ayah dan teman2 menunggu countdown jam 00.00, katanya orang jepang umumnya menghabiskan malam tahun baru dengan duduk-duduk di sekeliling kotatsu semacam meja dengan penghangat. Kaki masukkan ke kain di kolong meja, kaki jadi anget sayang, lumayan nyaman, palagi saat ini lagi musim dingin.

Setelah itu, 15 menit sebelum jam 00.00, kita semua makan soba, mie asli jepang ,,, hehe …., katanya disarankan makan mie, biar kita akan panjang umur … mie kan panjang-panjang sayang ku, jadi, kayaknya sesuai lah dengan harapan jadi panjang umur ,,,,

Berkumpul sebelum ke kuil
Berkumpul sebelum ke kuil

Nah, pas setalah jam 00.00, kita pergi ke kuil buat berdo’a. Antriannya panjang juga. Jadi sayang, orang jepang, pas malam tahu baru bukan abring-abringan ke jalan sambil gararandeng bawa motor, dan ngamacetkeun jalan, tapi pada ke kuil buat berdo’a, makanya Tokyo sepi banget pas malam tahun baru. Gak rame ,,,, hehe ….

Disebelah lampion kuil
Disebelah lampion kuil

Ini ayah waktu di sebelah lampion kuil, sambil nunggu antrian. Dari sini, jalan kaki ke kuil naik tangga, tinggiiiiiiiii banget ,,,,

Antri untuk berdo'a di kuil
Antri untuk berdo’a di kuil

Nah, dibelakang ayah itu kuil sayang, antriannya masih panjang, tapi gak sampai dorong-dorongan kayak kita di Indonesia, hehehe ,,,,, orang jepang tertib sekali kalo antri, dan yang didepan juga enggak di buru-buru ,,,, secara berdo’a kan harus khusyu sayang ku, gak boleh di cepet-cepetin ,,,,

Saatnya berdo'a
Saatnya berdo’a

Cara berdo’a nya masukkan uang logam 5 yen, uang 500 perak kalo kita mah sayang, anggaplah nyumbang atau shodaqoh kali, terus bunyiin lonceng, udah gitu berdo’a, kemudian membungkuk ,,,,, udah deh ,,,,,

Matahari terbit pertama kali di tahun 2009
Matahari terbit pertama kali di tahun 2009

Nah, setelah dari kuil, ayah kembali ke lounge, waktu udah jam 02.30, ayah diajak ikutan lihat matahari terbit, ternyata bukan ke pantai sayang, tapi ke kampus ayah yang di Hiyoshi, jalan kaki sekitar 10 menit dari asrama, nah matahari terbit jam 6 pagi, kalo tidur pasti shubuh kelewat, akhirnya ya ayah gak tidur.

Jam setengah enam, kita semua pergim terus naik ke lantai 8 salah satu gedung nya, ke atap gedung, dan nunggu matahari terbit. Ini adalah salah atu foto ayah pas lihat matahari terbit pertama kali di Jepang tahun 2009. Banyak juga orang2 jepang yang menantikan ini, mereka kan penyembah matahari, sayang ku,

Erwin, Hiro, Eri, Sandy, Takuzo
Erwin, Hiro, Eri, Sandy, Takuzo

Ini saat di foto bareng-bareng, sambil menikmati hangat sinar matahari. Saat itu dingin banget sayang. Suhu kayaknya nyampe 3 derajat C deh.

Tokyo City
Hari pertama di tahun 2009, background : Tokyo City

Sekalian pas langit cukup terang, ayah di foto sama temen ayah orang jepang, namanya Takuzo-san. Dia pinter banget bahasa inggris, dan suka ngajarin ayah bahasa jepang, dia juga belajar bahasa indonesia. yang paling dia hapal adalah kata “Cape” dan “Terima kasih”. Dulu katanya teman se kost nya orang Indonesia, dan dia belajar sedikit bahasa Indonesia.

Kali orang Indonesia, sedikit-sedikit bilang “Cape”, atau sering minta-minta dan pas dikasih bilang “Terima kasih” ,,, hehehe ….. malu juga ya sayang ,,,,, tapi enggak sih kali ,,,,,, itu kan cuman pemikiran ayah aja …

Di atap lantai 8, kampus Hiyoshi
Di atap lantai 8, kampus Hiyoshi

Ini ayah minta di foto in sandy. Indah banget sayang kota Tokyo dilihat dari Lantai 8.

Keio Univ, Kampus Hiyoshi
Keio Univ, Kampus Hiyoshi

Kemudian kita semua turun, ini tampak kampus Hiyoshi, dari bawah. Ayah gak kuliah di kampus ini, kampus ayah di Yagami, nanti deh kapan2 ayah lihatin fotonya juga.

Segitu dulu sayang, Selamat Tahun Baru sayang ku, Selamat Tahun Baru kakak Akbar, Selamat Tahun Baru adik Rizal, Selamat tahun baru Muharam dan Masehi ya sayang, mudah-mudahan di tahun ini kita diberikan Allah keberkahan yang amat banyak, kesehatan dan juga rizki, Aminn,,

2 Responses to “New Year 2009 @ Japan”

  1. Dewi Leny said

    Hai sayang, ooo…… Kalo di Jepang tahun barunya pada sembahyang akibatnya jalanan sepi… Kenapa di kita gak bisa gitu ya pas taun baru? Malah byk yg hura2, atau bermacet2 ria di jalan…tp gpp sayang biarlah orang lain berhura2 tapi kita mah harus menjadikan tahun baru untuk introspeksi diri dan menyusun rencana agar di hari2 mendatang kita akan menjadi orang yang lebih baik… Amiiin, Selamat tahun baru semoga kita selalu di beri kesehatan dan umur panjang… Amiiin. Makasih pengalamannya… Salam sayang dan rindu dari istrimu dan anak2mu… We love you so much…

  2. Nurhasanah said

    Assalamu’alaikum,
    mau request, ulas tentang pandangan orang Jepang terhadap Islam & Indonesia ya??

    Sukron katsiran..
    Makasih banyak ats tanggapannya.. ^-^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: